Ingat Ponari si Dukun Cilik? Dahulu Bergelimang Harta, Sekarang Begini Nasib dan Fakta Kehidupannya!

Baca Juga: Aktivitas Fisik yang Pas untuk Penderita Gangguan Jantung



Saat dirinya dikenal oleh banyak orang, ia masih sangat kecil dan bahkan masih duduk di kelas 4 Sekolah Dasar. Dahulu, Ponari yang berasal dari Dusun Kedungsari, Desa Balungsari, Kecamatan Megaluh, Jombang, Jawa Timur ini memiliki sebuah batu yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. 

Sehingga setiap hari rumahnya selalu penuh dengan warga kampung yang berharap mendapatkan kesembuhan dari penyakit-penyakit yang mereka derita. Sejak itulah bocah itu terus saja dielu-elukan karena keajaiban batu yang ia miliki. Konon, batu yang ia miliki tersebut, memiliki khasiat yang mampu menyembuhkan. 

Setiap warga yang datang tentu saja membayar upah atas batu kasiat yang Ponari celupkan dalam gelas atau wadah berisi air yang warga miliki. Tidak disangka kalau penghasilannya saat itu bisa sampai milyaran rupiah.

Namun, meski dahulu hidup dengan uang hingga milyaran, ternyata tidak cukup untuk menghidupinya saat ini. Kini Ponari justru hidup dengan keadaan yang terbilang pas-pasan. 

Kabarnya, sejak tahun 2013 lalu, praktik perdukunannya sudah tidak laris lagi. Pengunjung sudah jarang datang, sekali pun datang, tidak setiap hari. Alasannya karena sudah banyak warga yang tidak percaya dengan batu bertuah milik Ponari. Berikut ini fakta-fakta tentang Ponari si dukun cilik yang memiliki batu bertuah!

1. Menemukan batu ajaib saat hujan deras

Berawal dari penemuan Ponari yang tak disangka. Saat hujan deras Ponari menemukan batu, ia membawa pulang, dan menunjukkan batu itu kepada neneknya. Entah kenapa sang nenek melihat ada sesuatu yang berbeda dengan batu itu. Kemudian sang nenek membuang batu tersebut. Ajaibnya, keesokan pagi batu tersebut kembali dan ada di atas meja.

2. Datang ke rumah tetangga yang sakit dan mencelupkan batu ke air 

Suatu hari Ponari dan orang tuanya berunjung ke rumah seorang tetangga yang sedang sakit. Dengan tidak sengaja ponari mencelupkan batu tersebut ke dalam gelas berisi air yang akan diminum oleh sang tetangga. Setelah tetangga yang sakit itu meminum air tersebut, tak berapa lama kemudian ia sembuh total. 

Sejak itu kabar batu bertuah Ponari menjadi buah bibir dan orang berbondong-bondong datang ke rumahnya untuk berobat.

3. Penutupan praktik pengobatan karena menelan korban 

Saking banyaknya orang yang percaya dan ingin membuktikan kesaktian batu yang Ponari miliki, antrean untuk bertemu dengan batu bertuah Ponari menjadi tidak terbendung dan memakan korban. 
Beberapa meninggal kelelahan dan yang lainnya meninggal karena tak sanggup berdesak-desakan. Sejak memakan korban itulah praktik perdukunan batu bertuah Ponari ditutup.

4. Menjadi kaya raya karena praktik pengobatannya

Namun, karena praktik perdukunan yang mengundang banyak sekali pasien, Ponari menjadi salah satu bocah yang memiliki penghasilan cukup banyak. Bahkan kabarnya hingga mencapai milyaran rupiah. Ponari mendadak jadi kaya raya karena praktik perdukunan yang ia jalani. Dari penghasilannya ia berhasil membeli rumah dan membeli sawah.

5. Kehidupan Ponari kini serba pas-pasan 

Sudah bertahun-tahun lamanya sejak Ponari menjalani praktik perdukunannya, namun kini nampaknya sudah banyak orang yang tidak begitu percaya lagi dengan batu bertuah yang ponari miliki. 

Sehingga rumahnya kini mendadak sepi, bahkan tidak ada lagi orang yang berkunjung ke rumahnya.
Bagaimana pendapat kamu? Kasih pendapat kamu di kolom komentar ya.

Back To Top