3 Pertolongan Pertama Bantu Orang yang Kena Serangan Jantung

Baca Juga: Aktivitas Fisik yang Pas untuk Penderita Gangguan Jantung



Serangan jantung bisa terjadi kapan saja. Jika ada saudara, teman, atau rekan kerja mengalami serangan jantung, ada beberapa hal yang bisa dilakukan guna membantu menyelamatkan nyawa mereka.

Tanda serangan jantung adalah nyeri di dada di tengah dan di kiri. Rasa nyeri itu seperti ditindih atau ditekan dengan beban berat yang terasa terus menerus. Rasa nyeri dapat menjalar ke bahu, rahang, punggung, lengan maupun ulu hati, sampai seseorang tidak bisa beraktivitas.

Jika melihat orang dengan kondisi di atas, berikut hal-hal yang perlu diketahui untuk membantu menyelamatkan nyawanya seperti disampaikan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Rumah Sakit Siloam Lippo Village, Antonia Anna Lukito.

1. Ditenangkan

"Pasien tersebut ditidurkan atau ditenangkan. Makin dia panik, makin gelisah, maka kebutuhan oksigennya makin tinggi, serangan jantung makin luas," kata Anna dalam acara Philips di Jakarta, ditulis Jumat (29/9/2017).

2. Berikan aspirin

"Kalau ada aspirin, aspirin apapun, kunyah. Aspirin merupakan pengencer darah, sedangkan serangan jantung itu akibat pembekuan darah. Jadi, yang dilakukan ini adalah mengencerkan pembekuan, plak urusan kedua," tegasnya.

3. Secepatnya bawa ke rumah sakit terdekat

Jika sudah melakukan langkah satu dan dua, secepatnya bawa orang dengan gejala serangan jantung tersebut ke rumah sakit terdekat yang memiliki UGD untuk mendapatkan pertolongan pertama. Baru selanjutnya dirujuk ke rumah sakit yang memiliki fasilitas katerisasi.

"Secepatnya ke rumah sakit, harus ditolong. Jika semakin lama perusakannya meningkat, bisa menyebar," katanya. 

Jika di daerah pelosok yang tidak bisa melakukan pemasangan stent (sering disebut ring oleh masyarakat awam), jangan dipaksakan. Bila tetap dilakukan perjalanan ke rumah sakit besar, malah ada kemungkinan dia meninggal.

"Orang serangan jantung itu (oleh rumah sakit lokal) bisa diberikan obat namanya trombolitik, itu menghancurkan gumpalan darah. Itu dulu, meskipun tidak sempurna. Setelah itu dibawa ke rumah sakit dengan fasilitas lebih lengkap yang memiliki katerisasi," pesannya. 

Back To Top