Wow! Pria Terkaya Didunia ini Buka Kafe Dengan Teknologi, Tanpa Kasir, Dan Pembayaran Tanpa Uang

Baca Juga: Aktivitas Fisik yang Pas untuk Penderita Gangguan Jantung



Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok, tengah melakukan eksperimen untuk membuat kafe tanpa kasir dan pembayaran tanpa uang kas menggunakan kecerdasan buatan dan teknologi big data. Terkait pembayaran, Alibaba memanfaatkan layanan pembayaran elektronik miliknya sendiri, yaitu Alipay.

Alibaba memilih produk dari penjual lokal dalam Taobao -- marketplace C2C (Consumer to Consumer) terbesar di Tiongkok, yang juga ada di bawah naungan Alibaba -- untuk menjual melalui Lazada, platform e-commerce terbesar Asia Tenggara. Alibaba berkata, bulan lalu, mereka menanamkan investasi USD1 miliar (Rp13,3 triliun) lagi di Lazada agar mereka dapat menguasai 80 persen saham Lazada.

"Tao Cafe, kafe percobaan tanpa kasir dan uang kas, merupakan cara lain bagi Alibaba untuk memamerkan kemampuan teknologinya dalam menghubungkan dunia belanja offline dan online," ujar Chris Tung, Chief Marketing Officer, Alibaba Group dalam Taobao Maker Festival, seperti yang dikutip dari Bangkok Post.

Dalam Tao Cafe, pengunjung menggunakan aplikasi Taobao untuk memindai kode QR di depan toko. Di bagian depan toko, juga terdapat kamera dengan teknologi pengenalan wajah yang akan mendeteksi identitas sang pelanggan.

Data ini kemudian akan dihubungkan ke akun Taobao mereka sehingga pelanggan bisa membeli kopi via teknologi pengenalan suara. Setelah itu, pesanan mereka akan diantarkan ke meja.

Sambil menunggu, pelanggan bisa berbelanja online menggunakan smartphone mereka untuk mengakses Taobao atau menggunakan meja interaktif yang akan menunjukkan semua produk terkait kopi yang dijual di toko.
Back To Top